TENTANG SI CHIMER

Tuesday, April 30, 2013

IF YOU COULD SEE ME NOW: JIKA KAU BISA MELiHATKU SAAT INI


Oh seandainya kau bisa melihatku saat ini.

Saat itu 14 februari hari valentine.
Mawar-mawar bermekaran namun mereka membawamu pergi.
Tato di lenganku adalah penghiburan untuk menenangkan segala kesalahan,
Harus menahan diriku tetap tenang namun pada kenyataannya kau telah pergi.
Dan aku tak sempat menunjukkan lagu ini.
Ayah, kau seharusnya menonton tur yang tengah kuikuti.
Aku melihatmu berdiri bersebelahan dengan Ibu.
Kalian berdua bernyanyi bersama, yah berpelukan.
Dan pada hari-hari di mana aku kehilangan keyakinanku,
Karena lelaki yang dulunya tidak baik, dia sesungguhnya luar biasa.
Dia berkata “Musik adalah rumah dari segala rasa sakitmu”
Dan menjelaskan bahwa aku masih muda, dia akan berkata:
“ambillah kemarahan itu, tuliskan dalam kertas. Bawa kertas itu ke panggung. Ledakkanlah tempat itu.”
Aku mencoba membuatmu bangga,
Melakukan segalanya.
Aku harap kau di sana bersama Tuhan berkata, “Itu anakku!”

Aku masih mencari wajahmu di keramaian.
Oh seandainya kamu bisa melihatku saat ini.
Akankah kau berdiri dalam rasa malu atau justru bangga.
Oh seandainya kamu bisa melihatku saat ini.

Jika kau bisa melihatku saat ini akankah kau mengenaliku ?
Akankah kau mengusap punggungku atau mengkritikku ?
Akankah kau mengikuti setiap kata dari wajahku yang basah oleh air mata,
Meletakkan tanganmu di hatiku yang telah mendingin,
Sebagaimana di hari kau diambil?
Aku tahu itu sudah berlalu namun aku masih bisa melihatmu dengan sangat jelas.
Saat ini, aku harap aku bisa mendengarmu bicara.
Aku minum terlalu banyak, dan aku merokok terlalu banyak.
Namun jika kau tidak bisa melihatku saat ini maka kebobrokan itu memang perlu.
Kau dulu kerapkali berkata aku tak akan tahu apa itu angin sampai dengan ia menerpaku.
Sebagaimana aku tidak akan mengetahui cinta sejati hingga aku mencintai dan kehilangannya.
Maka jika kau kehilangan saudara perempuan, seseorang kehilangan seorang ibu,
Dan ketika kau kehilangan seorang ayah, seseorang lainnya kehilangan seorang anak.
Dan mereka semua kehilangan, yah mereka semua kehilangan.
Maka jika kau sempat menatapku di bawah sejenak,
Ibu, Ayah, aku begitu merindukanmu sekarang.

Oh, akankah kau memanggilku penyelamat atau pendosa?
Akankah kau mencintaiku sebagai pecundang atau pemenang ?
Oh, ketika aku menatap wajahku di cermin,
Kita terlihat begitu serupa hingga aku menggigil.
(if you could see me now, translated in Indonesia by Annesya)

Ini lagu yang lagi sering berputar di mp3 playlist saya. Ini lagu yang THE SCRIPT bikin sesaat sebelum peluncuran album, dua dari anggota band tersebut kehilangan ibu dan ayahnya. Maka mereka menciptakan lagu ini untuk mengenang kepergian orang yang dikasihinya tersebut. So sweet!



"If You Could See Me Now"


(Oh if you could see me now)

(Oh if you could see me now)

It was February 14 Valentines Day
The roses came but they took you away
Tattooed on my arm is a charm to disarm all the harm
Gotta keep myself calm but the truth is you're gone
And I'll never get to show you these songs
Dad you should see the tours that I'm on
I see you standing there next to Mom
Both singing along, yeah arm in arm
And there are days when I'm losing my faith
Because the man wasn't good he was great
He'd say "Music was the home for your pain"
And explained I was young, he would say
Take that rage, put it on a page
Take that page to the stage
Blow the roof off the place
I'm trying to make you proud
Do everything you did
I hope you're up there with God saying "That's my kid!"

[Chorus:]
I still look for your face in the crowd
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Would you stand in disgrace or take a bow
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)

(Oh if you could see me now)

If you could see me now would you recognize me?
Would you pat me on the back or would you criticize me?
Would you follow every line on my tear-stained face
Put your hand on my heart that was cold
As the day you were taken away
I know it's been a while but I can see you clear as day
Right now, I wish I could hear you say
I drink too much, and I smoke too much dutch
But if you can't see me now that shit's a must
You used to say I wont know a wind until it crossed me
Like I wont know real love 'til I've loved and I've lost it
So if you lost a sister, someone's lost a mom
And if you lost a dad then someone's lost a son
And they're all missing out, yeah they're all missing out
So if you get a second to look down on me now
Mom, Dad I'm just missing you now

I still look for your face in the crowd
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Would you stand in disgrace or take a bow
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)

Oh, oh
Would you call me a saint or a sinner?
Would you love me a loser or winner?
Oh, oh
When I see my face in the mirror
We look so alike that it makes me shiver

I still look for your face in the crowd
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Would you stand in disgrace or take a bow
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Yeah I'm just missing you now

I still look for your face in the crowd
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)
Would you stand in disgrace or take a bow
Oh if you could see me now (Oh if you could see me now)

If you could see, you could see me now
 [x2]




Thursday, April 25, 2013

PENGEMIS SEBAGAI PROFESI



Bagi saya yang namanya orang ngemis itu HARUS karena tidak ada pilihan, bukannya dijadikan sebagai PEKERJAAN. Tuhan kasih kita dua kaki, dua tangan, mata, dan kesempurnaan agar kita bisa bermanfaat setidaknya bagi diri kita dan selebihnya juga orang lain.

Jadi ketika kita bersedekah alangkah baiknya kalau kita melihat kenyataan ini. Mana pengemis yang memang begitu keadaannya, mana pengemis yang ngemis sebagai bisnisnya. Saya sudah lumayan banyak makan asam garam terkait isu ini. Beberapa di antaranya:

Pertama, saat itu saya masih SMA. Sangu saya 500 per hari. Ada anak kecil meminta uang, saya beri 100 rupiah. Langsung dia lembar di tepat di hadapan saya dan bilang: cih uang segini buat apaan!!! (dia ngebentak saya, saya melongo)

Kedua, masa kuliah yang mana saya hanya bisa makan mewah (junk food ala mcd dan kfc) sebulan sekali. Seorang pengemis anak-anak di depan mall delta Surabaya meminta uang kepada saya, katanya sudah lama sulit makan. Saya beri semampu saya, saya masuk delta untuk membeli brownies Amanda pesanan mami saya. Keluarnya, saya nemu itu anak lagi makan heboh di Kfc. The hell…!!!

Ketiga, barusan saya nganterin mami saya ke pasar. Ada orang ngemis, ibu-ibu, dia minta sedekah. Karena ga ada uang receh, saya tolak dengan halus: Sepurane, Bu, mboten enten (maaf bu, tidak ada). Yang ibu pengemis itu lakukan adalah… jeng jeng… misuh ke telinga saya: TAIK! 
Oh my God itu ibu-ibu pengemis yah kerjanya aja ga bener, mulutnya ikut-ikutan ga bener. Kan sudah ditolak dengan halus. Dia masih sempet bicara kotor begitu. Miris banget hati saya.

Saya tidak melarang orang bersedekah dengan pengemis di jalanan. Hanya saja, saya menyarankan untuk memberi pada mereka yang benar-benar membutuhkan. Alangkah baiknya kalau amalan kita bisa membantu mereka, bukannya membuat mereka makin manja.

Terus gimana dong kalau mau sedekah?

Kalau saran saya, saya lebih suka sedekah sama orang yang kerja buat dapat uang. Misalnya ke orang jualan, kalau ada kembalian, kembaliannya gausah diambil. Kalau ke orang jualan jasa (misal tukang cuci motor atau tambal ban) kasih seribu-dua ribu lebihan dari harga aslinya, mereka pasti seneng. Terus setiap bulan bisa datang langsung ke panti asuhan, kasih sedekah langsung. Repot? Ga ada waktu ke panti? Bisa transfer kok, banyak panti asuhan yang sekarang punya rekening khusus sedekah.

Beberapa yang layak menerima sedekah dalam versi saya: tukang sapu jalanan (pak, ini, pak uang buat beli es. Pasti seneng deh mereka!), tukang sampah, pengemis dengan (maaf) cacat tubuh (yaiyalah, mau kerja apa mereka? Kasian huhuhu ), orang gila (kalo jinak bisa dikasih, kalau orang gilanya liar, udah kabur aja, save yourself), temen kos yang lagi telat kiriman, dan lain sebagainya kalian pasti lebih tahu siapa yang lebih layak mendapat sedekah dari pada “orang-orang yang menjadikan PENGEMIS SEBAGAI PROFESI”.

Sunday, April 7, 2013

REVIEW ATRAN

Aloha aloha! Apa kabar nih weekend kemaren ke mana aja? Apa kencan? Mau nyindir saya ya, mentang-mentang saya jomblo single?

Mau memberitahu kalau cerbung ATRAN: WHEN YOU're AWAy sudah diturunkan dari blog Heartchime. Saya mengucapkan banyak terima kasih bagi yang memberi masukan: Jiah, Novi, dan Uzay.

Btw, Jiah yang unyu unyu kaya penyu, bikin review loh tentang ATRAN, cekidot yah!!! http://t.co/u11k78nAak

Salam hangat,

Friday, April 5, 2013

THAT XX: BAJINGAN ITU


Berjalan di jalan, aku memergoki pacarmu (Ya, aku melihatnya)
Aku tidak ingin percaya, tapi dugaanku ternyata benar (Sudah ku katakan padamu)
Dia tidak mengenakan cincin yang kau berikan padanya, ada gadis lain di sisinya
Tapi aku sudah cukup mengatakannya (aku tidak ingin menyakitimu)

Sekarang pun kau marah padaku (Kenapa?)
Kau bilang, "Dia pasti bukan orang semacam itu" (Yakin bahwa kau benar)
Menatap matamu, aku jawab bahwa aku mungkin saja salah
Lihat, Aku berbohong demi kamu (Maaf)

Aku benci bahwa kau salah memahamiku.
Aku benci segala penantian ini.
Lepaskan tangannya! (putuslah dari dia!)
Ketika kau sedang sedih, aku rasa seakan aku sekarat

Bajingan itu, memangnya apa yang dimilikinya yang aku tidak punya?
Kenapa bukan aku saja yang memilikimu?
Bajingan yang tidak mencintaimu!
Berapa lama kamu akan konyol menangis sendiri?

Ketika kau bicara tentang dia, kau tampak begitu bahagia (kau tampak bahagia)
Sungguh baik bahwa kau bisa bahagia seperti ini (aku senang)
Kau bilang kau benar-benar mencintainya, ingin bersamanya selamanya
Kau mempercayai dia sepenuhnya (aku tidak tahu harus berkata apa lagi)
Teman-temanmu semua tahu orang itu (yup mereka tahu)
Ini sangat jelas, mengapa kamu tidak bisa menyadarinya? (kamu)
Mereka bilang cinta itu buta, Oh sayang, kau memang begitu buta
Tolong, aku mohon, putuslah!

Mobil mahal, pakaian yang indah, restoran mewah, itu semua semua layak untukmu.
Tapi bajingan di sampingmu, dia tidak layak untukmu, benar-benar tidak layak.
Dia tersenyum seperti orang munafik padamu, membelai wajah dan rambutmu.
Namun dia pasti memikirkan wanita lain, beraninya dia!
Sebanyak apa air mata ketika kau menangis, aku ingin membuatmu bahagia sebanyak itu, Sayang.
Daripada melalui rasa sakit ini sendiri, bagilah rasa sakit itu denganku, Sayang.
Tolong lihat aku, mengapa kau tidak bisa menyadari bahwa aku mencintamu?
Kenapa kau satu-satunya yang tidak menyadarinya?
(That XX by G-Dragon, translated into Indonesia by Annesya)
***
Ahak ahak ahak ini single pertama album solo G-Dragon Big Bang. Lagu akustik tentang seorang pria yang mencintai seorang perempuan namun perempuan itu tidak menyadarinya. Perempuan itu sibuk dengan pacarnya yang bajingan. Jadi G-Dragon di sini mencoba memberitahu, putuslah dari pacarmu! Ehcieh mau dong… (lho kok jadi saya yang nafsu?)

I must admit that the music video is so damn amazing! G-Dragon memikirkan konsep MV-nya dengan matang, banyak detail yang bisa ditemukan dalam video klipnya, detail yang wah… ternyata dipersiapkan sampai sejauh ini. Extravagant abis…

Lagu bagus + video klip indah = perfect!
***

Uyeonhi gireul geotda ne namjal bwasseo (Yea i saw him)
Hoksina haetdeon nae yegami majasseo (I told you)
Nega jun banjireul ppaego hanjjogen paljjangeul kkigo
Geunyang yeogikkajiman malhalge (I don’t wanna hurt you)
Geunde ohiryeo neoneun naege hwareul nae (Why?)
Geuneun jeoldaero geureol riga eopdae (Sure you’’re right)
Naneun ne nunchil salpigo naega jal mot bon georago
Geurae neol wihae geojitmalhalge (I’m sorry)
Oh nal mollajuneun nega miwo i gidarimi sirheo
Geu son ije noheurago
Nega seulpeohal ttaemyeon naneun jugeul geotman gatdago baby
Geu saekkiboda naega motan ge mwoya
Dodaeche wae naneun gajil su eomneun geoya
Geu saekkineun neoreul saranghaneun ge anya
Eonjekkaji babogachi ulgoman isseul geoya
Neon geu saram yaegil hal ttaen haengbokhae boyeo (You look happy)
Ireokerado useuni joha boyeo (I’m happy)
Geureul jeongmal saranghandago machi yeongwonhalgeorago
Mitneun ne moseubi i don’t know what to say no more
Neoui chingudeul modu geureul jal ara (Yup they know)
Ppeonhi da boineungeol neoman wae mot bwa (It’’s you)
They say love is blind oh baby you so blind
Jebal heeojigireul baralge
Oh nal mollajuneun nega miwo i gidarimi sirheo
Geu son ije noheurago
Nega seulpeohal ttaemyeon naneun jugeul geotman gatdago baby
Geu saekkiboda naega motan ge mwoya
Dodaeche wae naneun gajil su eomneun geoya
Geu saekkineun neoreul saranghaneun ge anya
Eonjekkaji babogachi ulgoman isseul geoya
Rap)
Bissan chae yeppeun ot gogeup reseutorang neon jal eoullyeo
Hajiman ne yeop geu xneun jeongmal anya neorangeun an eoullyeo
Ne apeseo geojitmisoreul jieumyeo ne bolgwa meoritgyeoreul manjimyeo
Sogeuron bunmyeong dareun yeojareul saenggakhae
Eojjeom geureol su inni joe gatae
Nega heullin nunmulmankeum naega deo jalhaejulge baby
Neo honja gamdanghal apeum naegedo jom nanwojullae baby
Na jom bwadallago geudae sarangi wae narangeol molla
Wae neoman molla
Geu saekkiboda naega motan ge mwoya
Dodaeche wae naneun gajil su eomneun geoya
Geu saekkineun neoreul saranghaneun ge anya
Eonjekkaji babogachi ulgoman isseul geoya
Geu saekkiboda naega motan ge mwoya
Dodaeche wae naneun gajil su eomneun geoya
Geu saekkineun neoreul saranghaneun ge anya
Eonjekkaji babogachi ulgoman isseul geoya



Thursday, April 4, 2013

CAPCUS CYNT!

Huwaww banyak yang nagih selamatan dari ulang tahunnya heartchime. Maaf saudara-saudara, saya tidak bisa memenuhinya untuk saat ini. Saya lagi miskin bin bokek. Kapan-kapan yah, kalau ada rejeki atau kalau novel kedua saya terbit <-- tanda-tanda orang PHP.

Baiklah, postingan saya lagi ga penting banget ini. Jadi saya ucapkan selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidur... lagunya siapa ya ini lupa deh. Dangdut melayu jaman dulu kayaknya. cap cus deh cynt!
from here
Bai!

Tuesday, April 2, 2013

DUA TAHUN HEARTCHIME


HEI!!! Heartchime sudah dua tahun lho… ga nyangka ya sudah selama itu saya hidup ditemani catatan hidup digital ini. Saya berharap Heartchime akan hidup selamanya. Heartchime adalah salah satu jejak hidup saya. Saya akan mem pertahankannya no matter what.

Happy birthday Heartchime, may God be ever in our favour!
Cheers!


THE REASON


Ketika kita menghadapi masalah, kita akan cenderung tertutup dan apatis terhadap dunia. Sebab kita disibukkan oleh permasalahan hidup kita sendiri dan dibutakan oleh masalah hidup lainnya. Mereka yang sedang menghadapi masalah memang mati-matian melawan masalahnya, sebab tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah itu kecuali diri kita sendiri.

Kemudian saya belajar satu hal, bahwa keapatisan yang dulu saya agung-agungkan, tidak membawa dampak baik pada saya. Saya hanya terkungkung pada masalah hidup saya dan merasa menjadi orang yang paling menderita di dunia ini. Maka saya belajar membuka mata, membuka hati, dan belajar berlapang hati menerima pertolongan orang lain.

Sesulit apapun hidupmu, jangan pernah mengabaikan kesulitan hidup orang lain. Semiskin apapun dirimu, jangan lewatkan kesempatan untuk berbagi. Semenderita apapun, sempatkan untuk tersenyum.

from visualizeUs


Follower