TENTANG SI CHIMER

Tuesday, October 30, 2012

WHAT CAN I SAY?

Satu dua tiga bulan pertama adalah masa transisi terberat ketika kita baru pertama kali kerja dan ikut perusahaan. Kita harus bisa mendisiplinkan diri dan beradaptasi dengan cepat. Kita dituntut cepat belajar dan meminimalisir kesalahan.

Saya pun demikian. Sering melakukan kesalahan-kesalahan kecil dan lalai. Banyak hal yang harus saya pelajari di dunia saya yang baru.

Teman saya, Ajeng, bilang belajar adalah hobi saya.
Teman saya banyak yang bilang saya cocok jadi dosen.
Saya tertarik dengan dunia operation.
Namun kenyataannya saya marketing officer.
So what can I say?
Kerjaan itu bukan lagi tentang seberapa pintarnya dirimu, kuliah di universitas bagus atau tidak, melainkan tentang hoki.

Chinese proverb bilang, Hidup adalah tentang kerja keras dan keberuntungan.
Satu saja tidak akan cukup untuk meraih kesuksesan.
Kita harus punya keduanya!

Burnkit - 2 / Tony Park
from visualizeUs
konsep kantor saya seperti gambar di atas
Annesya

Monday, October 29, 2012

DEAR BB USERS


Did I mention before that I’m now one of million bb users in the world? Yup, sudah hampir sebulan saya jadi pengguna BB. Alasannya hanya satu, seluruh peredaran informasi di tepat kerja bersirkulasi melalui BB dan saya terpaksa harus pakai BB agar bisa keep up with them.

Tapi di sini saya sedang tidak ingin membicarakan BB baru saya. Saya sedang ingin bercerita suatu pengalaman. Suatu ketika salah seorang teman saya yang merupakan BB user (sebut saja Ofik) berulang tahun. Saya dengan tulus mengiriminya sms selamat ulang tahun. Salah seorang teman saya juga turut mengiriminya sms. Saat itu saya dan teman saya tersebut masih belum memakai BB. Teman saya yang berulangtahun tersebut tidak membalas sms kami berdua.

Tak lama kemudian, saya membeli bb. Saya masuk ke grup BB dan melihat Ofik sangat aktif di sana. Dalam hati saya miris, betapa rentannya tali silaturahmi di era modern saat ini. Hanya karena saya bukan pengguna BB, Ofik tidak membalas sms ucapan selamat ulang tahun saya. Padahal kami cukup dekat.

Dan semakin miris lagi, ketika seorang teman bertanya berapa pin saya, dan saya menggeleng (tidak menggunakan BB), dia mendecak. “Ah, habis-habisin pulsa aja deh buat sms sama kamu!”

Oleh karena pengalaman tersebut, kendati saya menggunakan BB, saya tetap menggunakan hp saya yang lama. Sebagai pengingat, apa yang telah terjadi dulu, jangan sampai terulang pada diri saya.

Kita harus mengingat masa di mana kita terjatuh, agar kita tahu bagaimana caranya mengulurkan tangan. Saya harus ingat masa di mana saya tidak memiliki BB, agar saya ingat untuk tidak menyinggung perasaan mereka yang tidak memiliki BB.

how fanboys, fandroids and crackberry junkies see each other
I found this cute illustration from visualizeus

Salam,
Annesya


Friday, October 26, 2012

KASIR


Suatu ketika saya berbelanja di Giant dengan mbak senior di tempat kerja saya, kami sedang mengantri di kasir. Tiba-tiba ada seorang bapak mendatangi bagian informasi dan menanyakan harga produk yang telah dibelinya. Bapak itu keliru membeli produk, sepertinya ia ingin membeli produk yang telah didiskon. Dengan wajah meminta tolong bapak itu minta ditukarkan. Mbak-mbak Giant mengabulkan namun dengan masih menggerundel.

Mbak senior saya ikutan menyeletuk, “Yah minta dituker. Ya ga bisa lah! Udah terlanjur juga! Gimana sih Bapaknya, aneh!”
Saya menanggapi, “Mungkin orang jualan kelontongan bapaknya,”
“Masa?”
“Ya lihat dari beliannya. Kalo orang gitu kan 100, 200 rupiah penting. Untungnya juga cuma segituan...,”
Mbak senior saya terdiam. Saya juga diam. Dan belanjaan kami mulai dihitung di kasir.

charlotte abramow - supermarket
from visualizeus

Annesya

Saturday, October 20, 2012

NEW COMER


Saya, sepulang kerja, naek ke lantai 2 kosan, lalu menatap cermin dan menjerit:
Saya : Ya ampun!!!
Teman kos : Ada apa!?
Saya : Ternyata setelah pulang kerja pun, saya tetap cantik!
Teman kos : #pura2gadengar

Begitulah saya melampiaskan kegendengan saya di kosan. Sebab di tempat kerja masih jaim jaiman. Namanya juga anak baru, bikin salah dikit, serasa orang paling bodoh di dunia. Begitulah kalau jadi anak baru di tempat yang sebelumnya sudah terbentuk. Jadi yang paling bodoh dan ga bisa ngapa-ngapain. Mendengar decak kesal keluar dari mulut senior-senior kalau pertanyaan kita dianggap cupu dan oon.

“Sabar ya, tetap semangat, Cantik!” ucap saya di depan cermin. <<< jangan ditiru, adegan gangguan jiwa.

I'm looking for this kind of heel, have any idea?

Cemunguuuuutz beuudtzzz,
Annesya

Tuesday, October 16, 2012

WONDERING MY WANDERING


To know that everything you see is not always what it seems, it scares me, yet I get challenged. God creates human stronger than stone and they are highly adaptable. It makes me wondering whether I really could be anyone in another place? Life is about luck and hard working. You gotta have both to get on top. 

 I’m asking myself, is it the real me? What is the real me? Who is me?

And I’m answering my rhetorical question with a silly smile. I’m human; stronger than stone; more highly adaptable creature than amoeba! 

underground / out of sight / Richard Perez
I find this pict here

Regards,
Annesya

Wednesday, October 10, 2012

BED REST


Waktu skripsi, kepala saya sakit luar biasa. Bagian belakang tengkuk, sampai-sampai susah bangun. Renny bilang saya mungkin darah tinggi, lah kok bisa… saya makan aja malas. Tapi ya sudahlah, saya pikir mata saya silinder dan harus pakai kacamata.

Waktu training di Gumati, saya tiba-tiba lari ke wastafel dan muntah-muntah. Saya bingung sendiri, kenapa saya bisa muntah-muntah? Teman-teman ikutan bingung dan tanya kenapa saya muntah, saya jawab aja: kayaknya hamil, anaknya Johny Deep. Soalnya saya sendiri ga bisa jelasin kenapa saya muntah. Mungkin saya masuk angin dan ga sadar, itu yang saya pikirkan saat itu.

Waktu berlalu, sampai dengan saya berangkat ke Delta Mall sendirian karena ada janji dengan teman. Sewaktu menuruni jembatan penyeberangan, dunia berputar seperti gempa bumi, dan saya hampir terjungkal. Saya duduk diam sambil berkeringat dingin. Membayangkan kepala saya hampir kejedot anak tangga. Waktu itu saya sedang menstruasi, saya pikir saya darah rendah.

Ternyata walau mens saya sudah berakhir, gejala tanah seakan berputar terus berlanjut. Saya jatuh terduduk lagi sewaktu bangkit dari kursi terlalu cepat. Mulai mual dan ingin muntah. Waktu cerita ke mami, mami maksa buat periksa ke dokter. Saya yang pelit keluar uang ini akhirnya nurut dan periksa ke dokter.

Dan benar saudara-saudara, ternyata saya bukannya silinder, masuk angin, darah rendah apalagi darah tinggi. Saya kena vertigo, penyakit syaraf yang mengganggu keseimbangan. Jadi saya harus lebih hati-hati kalau sedang beraktivitas sendirian. Barangkali penyakit ini menyerang, saya bisa aja terjungkal. Dokter bilang harus berhati-hati saat beraktivitas di kamar mandi dan dapur. Yaelah… udah kaya sinetron Buku Harian Nayla aja gue…

Jadi hari ini saya bed rest sampai dengan besok. Ga masuk kerja. Yah semoga penyakit ini ga mengganggu pekerjaan saya.

you should be here (2)
from visualizeUs

Semangat!
Annesya

Sunday, October 7, 2012

CEMUNGUUUUTTT


Ya ya ya ya… gaya hidup saya tidak berubah kok. Masih jarang mandi. Sepulang kerja saya masih suka menebar polusi ke mana-mana. Makan sehari-hari saya juga cuma nasi bungkus. Masih cuci baju sendiri dan ga sering hang out ke mana-mana.

Teman-teman bilang saya aneh. Mereka bilang dengan gaji yang saya terima saat ini, saya seharusnya bisa “enak” menikmati hidup. Ya… mereka cuma tidak tahu saja, kalau saya punya “tanggungan”. Jadi mereka bisa seenaknya bilang, wah gajimu gede… asik yah bisa senang-senang, tapi kok kamu masih gini-gini aja sih???

Bukan salah mereka sih bilang gitu. Tapi bukan salah saya juga. Jadi enaknya kita nyalahin sapa??? #eeaa

saya lagi rajin pura-pura bodoh di tempat kerja,
supaya ga terlalu di-bully
pict from VisualizeUs

Hari ini saya bakal kerja turun ke lapangan. Doakan saya sukses #selfnote.

Salam hangat,
Annesya

Wednesday, October 3, 2012

TOPENG YANG SAYA KENAKAN

(bagi saya) make up adalah salah satu topeng
cover up my age older to convince the others


Saya mungkin termasuk orang yang akan melakukan apa saja untuk bertahan di lingkungan yang baru. Entah berapa topeng saya miliki untuk saya kenakan di depan banyak orang. Topeng diam, topeng tawa, dan topeng-topeng lainnya.

Di lingkungan kerja yang baru pun demikian. Saya mengenal banyak orang baru dan mencoba untuk berbaur dengan mereka. Untungnya, mereka semua baik. Yang Chinese bukan cece-tacik resek. Dan yang non muslim dengan santainya bilang: InsyaAllah. Yang saya tanggapi dengan tawa.

Lingkungan kerja saya sangat baik. Hanya saja tidak ada yang sempurna. Teman OJT saya, sebut saja Dedi, dia berubah. Dia tidak seperti ketika training. Dia yang biasanya hidup, ceria dan pemberi semangat, rupanya sangat berbeda ketika di OJT. Dia seakan menjadi “beban”, saya harus selalu mengajak dia melakukan beberapa hal yang harus dilakukan. Dan kalau dia menolak, saya pun jadi ga enak. Dia selalu mengikuti saya, saat dia melakukan kesalahan, saya ikutan terdampak. Berusaha memberitahu dia pun (apa yang seharusnya tidak ia lakukan), dia hanya tertawa dan bilang “santai-santai” kalo engga “sori-sori”. Lalu tidak berubah sama sekali.

Yah… Dedi baik banget dan dia juga tulus. Cuma gitu, sebagaimana seperti saya, mungkin dia mengenakan topeng selama ini. Dan topeng itu mulai meluruh seiring waktu. Saya sedang memikirkan apa yang harus saya lakukan kepadanya. 

Okay let's work!
Annesya

Tuesday, October 2, 2012

SALES AWARD


Kakak : Dek, Gtalk-mu kok mati? Ke mana aja seharian?

Saya : Habis dari sales and service award di novotel hotel Jakarta.

Kakak : Hiyek! Sales aja bangga!

Saya : Bangga lah, kan nabi Muhammad juga sales.

Kakak : …

me and friends at Award (left to right):
tantri, me, bella, lina


Annesya,
pekerjaan terbaru: tukang jualan – jualan cinta #eeaa

Follower